Kehidupan Seks Masyarakat Mesir Kuno yang Tergolong Ekstrim, Apa Saja Ya?

masyarakat mesir kuno

Kehidupan seks masyarakat mesir kuno yang tergolong ekstrim, apa saja ya?– Negara Mesir menjadi salah satu kawasan yang menyimpan banyak cerita dan hal menarik untuk diketahui. Terlebih lagi dengan sejarah peradaban dan tokoh-tokoh masyarakat mesir yang begitu melegenda.

Kamu pastinya sudah nggak asing dengan unik dan megahnya bangunan piramida, kecantikan Ratu Cleopatra yang menghipnotis kaum adam, keganasan Raja Firaun saat berkuasa hingga banyaknya orang-orang yang pandai dibidang matematika.

Tapi, ada satu hal lagi yang perlu kamu ketahui, yakni kehidupan seks masyarakat mesir kuno yang bisa dikatakan cukup ekstrim, lho! Terutama untuk mencegah tingkah kehamilan saat berhubungan seksual. Lantas, apa saja yang mereka lakukan pada saat itu? Mari kita simak bersama, yuk!

1. Kotoran Buaya

Sebuah kotoran sudah dipastikan mengandung banyak bakteri dan kuman yang membawa dampak negatif ketika seseorang menyentuhnya. Namun, apa jadinya jika wanita di mesir kuno menggunakannya sebagai pencegah kehamilan.

Mungkin kamu akan sedikit jijik mengetahuinya, akan tetapi cara yang dilakukan adalah mengumpulkan beberapa kotoran buaya lalu dimasukan ke dalam lubang vagina sebelum berhubungan seks.

Hal ini dipercaya bahwa kotoran buaya mampu menangkan sel sperma masuk untuk membuahi sel telur, sehingga cara seperti ini banyak sekali diterapkan dan diyakini oleh para wanita pada saat itu. Duh, kalau sekarang, jangan coba-coba, ya! Nanti yang ada vagina menjadi infeksi.

2. Penggunaan Usus Domba

Para pria di mesir kuno juga mempunyai cara tersendiri untuk mencegah kehamilan saat berhubungan seksual dengan pasangannya, yakni menggunakan usus domba. Caranya pun mudah, para pria menutup bagian kepala penis (atau keseluruhan batang) dengan usus domba, lalu setelah itu barulah proses peneterasi ke dalam vagina dilakukan.

3. Memanfaatkan Lebah

Teknik ini paling sering dilakukan oleh Ratu Cleopatra untuk memuaskan hasrat seksualnya, yakni menggunakan lebah. Caranya adalah dengan menyediakan sebuah alat penampung untuk menaruh lebah. Ketika sekerumunan lebah sudah berada di dalam alat tersebut, otomatis mereka akan bergerak lebih agresif untuk menemukan jalan keluar.

Nah, gerakan yang ditimbulkan oleh lebah menciptakan getaran dahsyat yang dimanfaatkan Ratu Cleopatra untuk memanjakan vaginanya. Dengan mendekatkan alat yang bergerak tersebut ke area kelaminnya, Ratu Cleopatra mendapatkan sensasi getaran yang menggesek vaginanya.

Kurang lebih, fungsinya seperti vibrator gitu, deh.

4. Berhubungan Seks dengan Buaya

Kalau zaman sekarang, berhubungan seks dengan hewan merupakan hal ilegal yang nggak diperkenankan. Namun, masyarakat Mesir mempercayai bahwa berhubungan seks dengan buaya akan membawa berkah dan kemakmuran yang melimpah, sehingga banyak kaum adam yang mempraktikan hal ini untuk menjadikan kehidupan mereka lebih baik.

Masyarakat mesir kuno memang mempunyai cara yang unik terkait kehidupan seksualnya. Namun, untungnya, saat ini sudah banyak sekali alat-alat modern yang tentunya lebih aman dan nyaman untuk digunakan. Misalnya saja seperti kondom hingga sex toys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *