Act of Service, Bentuk Cinta dengan Cara Melayani Pasangannya

act of service

Act of Service, bentuk cinta dengan cara melayani pasangannya– Setiap orang pasti mempunyai caranya tersendiri dalam menunjukkan rasa cintanya, nggak terkecuali dengan pasangannya. Nah, masalahnya, ketika sepasang kekasih nggak memahami “bahasa cinta” satu sama lain, seringkali menimbulkan perdebatan dan pertengkaran di antara keduanya.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman mengenai bahasa cinta dalam menjalin sebuah hubungan. Buat kamu yang mungkin belum familiar dengan bahasa cinta, diambil dari teori yang dikemukakan oleh Dr. Gary Chapman, yakni konselor terkemuka yang menciptakan sebuah buku berjudul The 5 Love Language, kamu akan diberikan pemaparan mengenai 5 bahasa cinta dan bagaimana cara mengindentifikasinya.

Faktanya, banyak lho pasangan kekasih yang mempunyai love language yang berbeda (kalau misalnya sama pun, wah beruntung sekali!). Di artikel ini, kita akan membahas salah satu bahasa cinta, yakni act of service.

Apa itu Act of Service?

Sama seperti namanya, act of service merupaka bahasa cinta seseorang kepada orang lain dengan cara memberikan pelayanan atau bantuan. Eits! Bukan berarti orang-orang yang mempunyai bahasa cinta act of service senang disuruh-suruh atau memanfaatkan pasangannya untuk melakukan apapun yang mereka inginkan.

Bagi mereka, menunjukkan kasih sayang dan kepedulian nggak mesti diucapkan melalui ucapan-ucapan manis, melainkan dengan sebuah tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Memberikan bantuan atau merasa terbantu berkat pertolongan pasangan menjadi kebahagiaan tersendiri karena berhasil menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami.

Contoh Tindakan Act of Service

Contoh sederhananya seperti ini, ketika kamu selesai bekerja, kamu ingin pasangan kamu menjemputmu di kantor dan pulang bersama. Hal ini tentunya sangat berkesan untuk kamu karena pasangan mengerti apa yang dibutuhkan dan dengan sigap melakukannya hanya untuk memastikan kamu sampai rumah dengan selamat.

Kasus lainnya ketika kamu sedang mengerjakan sesuatu yang nggak bisa banget kamu tinggalkan. Padahal, kamu harus membeli makanan untuk makan malam dengan pasangan nanti. Nah, kamu akan merasa sangat dicintai ketika pasangan kamu berinisiatif untuk membelinya “Yaudah, nanti aku aja yang beli makan malam. Kamu mau makan apa malam ini? Nasi goreng atau ayam bakar?”

Inti dari Act of Service

Intinya, ketika kamu mempunyai bahasa cinta act of service, setiap bantuan dan pelayanan yang diberikan pasangan ke kamu sangatlah berarti dari apapun. Namun, kalau kamu mempunyai pasangan dengan bahasa cinta yang satu ini, kamu tentunya harus mengkomunikasikannya karena nggak semua pelayanan yang dia inginkan bisa kamu wujudkan.

Ini bukan semata-mata memanfaatkan orang lain untuk mencapai hal yang diinginkan, lho. Justru, para pemilik bahasa cinta act of service lebih mengutamakan tindakan pasangan secara langsung terhadap dirinya. Nggak perlu diberikan kado mewah atau diperlakukan bagaikan anak raja. Intinya, ketika pasangan mampu memberikan bantuan yang diharapkan, sekecil apapun hal tersebut akan sangat berarti di mata mereka.

Jadi, apakah kamu atau pasangan mempunyai bahasa cinta act of service? Komen di bawah, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *