Kamu Wajib Tahu! Ini 5 Mitos Seputar Masturbasi Pada Wanita

Masturbasi

Memberikan kenyamanan pada diri sendiri tentunya merupakan hal yang lumrah untuk dilakukan, bukan? Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan masturbasi. Singkatnya, masturbasi merupakan kegiatan melepaskan hasrat seksual dengan cara melakukan eksplorasi pada diri sendiri.

Mungkin kamu pernah lebih familiar jika masturbasi biasa dilakukan oleh kaum pria saja. Faktanya, wanita pun juga dapat melakukan hal serupa, loh. Meskipun di Indonesia, perihal masturbasi pada wanita masih sedikit tabu untuk dibahas, akan tetapi simak yuk fakta dan mitos terkait hal yang satu ini!

Masturbasi Merupakan Kegiatan Seksual Menyimpang

Tentunya hal ini adalah mitos yang salah terkait masturbasi. Faktanya, dengan melakukan self service, kamu bisa mengetahui titik-titik pada bagian tubuh mana yang mampu merangsang tubuh hingga mencapai klimaks dan memberikan efek rileks.

Namun, ada satu catatan mengenai frekuensi masturbasi, yakni jangan sampai terlalu berlebihan bahkan mengalahkan intensitas hubungan seksual kamu sama pasangan, ya!

Masturbasi Hanya Membawa Dampak Negatif

Masih banyak stigma yang menganggap jika kegiatan masturbasi hanya membawa dampak negatif saja. Padahal, jika masturbasi dilakukan dengan cara yang tepat dapat mengurangi stress serta melepaskan senyawa-senyawa seperti oksitosin (hormon cinta) dan endorfin (hormon kesenangan).

Masturbasi Hanya Dilakukan Wanita Lajang

Banyak sekali kasus pada hubungan suami-istri yang merasa belum “terpuaskan” dalam aktivitas seksualnya, sehingga membutuhkan stimulus untuk merangsangnya, salah satunya dengan melakukan kegiatan masturbasi. Jadi, nggak menutup kemungkinan jika wanita yang sudah menikah pun melakukan masturbasi.

Masturbasi Memperlambat Proses Klimaks

Tentunya hal ini salah. Kamu pasti sudah pernah mendengar kan jika wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai klimaks saat berhubungan seksual dengan pria? Karena masturbasi memberikan ruang untuk wanita dalam “mengeksplorasi” diri sendiri, tentunya wanita akan dengan cepat menemukan titik rangsangangnya.

Masturbasi Pada Wanita Kurang Eksploratif

Masturbasi tidak hanya sekedar mengeksplorasi bagian vagina wanita saja. Faktanya, wanita justru lebih kreatif dalam mengeksplorasi tubuhnya. Mulai dari memainkan kedua puting payudara, lalu bermain dengan leher, paha, dan diakhiri pada bagian vagina (seperti memainkan klitoris) untuk mencapai klimaks.

Memperburuk Hubungan Seksual dengan Pasangan

Ini merupakan salah satu keuntungan ketika wanita melakukan masturbasi. Karena tahu titik-titik mana saja yang mampu merangsangnya, maka hal tersebut dapat dikomunikasikan dengan pasangan, sehingga aktivitas seksual pun dapat memuaskan pihak wanita dan pria.

Jadi, jika masturbasi dianggap memperburuk hubungan seksual dengan pasangan, jawabannya adalah tentu tidak. Justru hal tersebut menjadi hal positif karena pria dapat lebih mudah mengetahui bagian tubuh wanita yang harus dirangsang tanpa harus melakukan melakukan trial-error berkali-kali. Menjadi lebih mudah, bukan?

Nah, kamu udah tahu kan mitos-mitos terkait masturbasi pada wanita? Asalkan kamu melakukannya dengan intensitas yang nggak berlebihan, maka masturbasi akan memberikan banyak manfaat untuk kamu. Apalagi kalau kamu pakai produk dari Redmitra untuk menemani kegiatan masturbasi, wah tentunya makin asyik, deh!

Kamu butuh vibrator untuk menggetarkan miss v supaya makin terangsang? Bisa banget cobain produk Single Egg Vibrator dari Redmitra yang getarannya bisa bikin kamu bikin tambah basah! Dapatkan produk Single Egg Vibrator sekarang juga di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *