Mengenal Filosofis Hubungan Intim Melalui Kamasutra

kamasutra

Mengenal filosofis hubungan intim melalui kamasutra– Mungkin bagi sebagian orang, hubungan intim hanya sebagai bentuk penyaluran hasrat seksual terhadap pasangannya. Namun, hal tersebut sepertinya nggak akan kamu temukan saat mengetahui dan membaca kitab Kamasutra.

Nah, kamu pasti sudah nggak asing kan mendengar Kamasutra, bukan? Dilansir dari metrum, Kamasutra merupakan kitab kuno yang berasal dari negara India. Ditulis di antara abad 3-4 Masehi, Kamasutra membahas secara detail bagaimana posisi seks mempunyai makna filosofis yang menjadikan hubungan intim penuh makna dan tentunya menggairahkan.

Kitab Kamasutra ditulis oleh seorang filsuf asal India, yakni Vatsyayana. Alasan mengapa Vastyayana menuliskan kitab Kamasutra adalah karena ketertarikan dirinya pada perilaku seksual pada setiap insan manusia, sehingga dirinya mempelajari secara mendalam dan tercapailah spiritualitas jiwa dan Vatsyayana menuangkannya dalam kitab Kamasutra.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari kesehatankontan, kitab Kamasutra lebih menekankan bagaimana seseorang harus bisa memilih pasangan yang tepat untuk berhubungan seksual dan saling mendidik satu sama lain, mulai dari menentukan teknik hingga posisi. Selain itu, kepuasan batin harus disetarakan dengan kepuasan emosional antar keduanya, sehingga baik pria dan wanita memperoleh kenikmatan seksual yang diinginkan.

Ada beberapa poin penting yang diajarkan dalam kitab Kamasutra. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mengutamakan Orgasme Wanita

Salah satu ajaran kitab Kamasutra yang mungkin menguntungkan untuk wanita adalah membiarkan kaum hawa untuk merasakan orgasme terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan, ketika pria terlebih dahulu mengalami orgasme, maka sudah pasti sesi bercinta akan selesai saat itu juga, sehingga wanita “ketinggalan” untuk merasakan orgasme.

2. Dituntut Mempunyai Kondisi Tubuh Fit

Gerakan-gerakan seks saat menerapkan ilmu dari kitab Kamasutra hampir menyerupai posisi yoga yang mengharuskan kamu untuk melenturkan tubuh. Memang, tujuan dari setiap gerakan yang dipraktikkan akan menjadikan kondisi tubuh jauh lebih fit. Namun, kalau kamu nggak terbiasa, maka yang terjadi malahan tubuh kamu sakit dan pegal-pegal.

Salah satu gerakan yang ada dalam kitab Kamasutra adalah Vrikshadhirudhaka, yakni posisi wanita digendong oleh pria dan masing-masing saling berhadapan satu sama lain. Pada posisi ini, kamu dan pasangan akan saling memeluk erat satu sama lain, kedua kaki saling terkait hingga dada dan payudara saling bersentuhan.

3. Seks Sembari Meditasi

Kalau kamu senang dengan durasi hubungan seks yang singkat atau karena adanya keterbatasan waktu, rasanya kamu harus meluangkan sedikit waktu lebih lama jika ingin menerapkan ilmu dari kitab Kamasutra. Vastyayana ingin hubungan seksual lebih mempererat koneksi emosional antar pria dan wanita.

Sebagai contoh, ada beberapa cara untuk meningkatkan rangsangan sebelum bercinta, yakni menyediakan waktu selama 10 menit untuk saling berhadapan dan menyentuh dada pasangannya sembari mengatur pernapasan. Hal ini bertujuan untuk memahami bagaimana tubuh bereaksi saat proses pelatihan pernapasan tersebut berlangsung.

Banyak yang beranggapan jika pelatihan pernapasan seperti ini bisa merangsang gairah pasangan lebih tinggi lagi, lho!

Kitab Kamasutra dapat menjadi buku pedoman untuk kamu dan pasangan yang sampai saat ini belum merasakan kepuasaan seksual. Nah, gimana nih, udah siap merasakan orgasme maksimal saat bercinta dengan ilmu dari Kamasutra? Share komentar kamu di bawah, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *